Selasa, 03 Maret 2009

Beredar Video Anak Salah Sebut Ikan Tongkol, KPAI: Polisi Perlu Usut Penyebar Pertama

Rabithah Ma'ahid Islamiyah - Soal beredarnya video seorang anak yang salah sebut nama ikan Tongkol dengan Khont0L, ketika ditanya oleh Presiden Jokowi, Asrorun Niam Sholeh, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merasa sangat keberatan. Hal itu dianggapnya tidak pantas dijadikan bahan tertawaan.

Dalam siaran pers yang diterima Rabithah Ma'ahid Islamiyah, Jumat (27/01/2017) pagi, KPAI menyayangkan peredaran materi video anak yang sedang bersama Presiden dan viral secara massif. "KPAI minta segera hentikan peredaran, karena hal itu masuk kategori bully pada anak," kata Asrorun.

Beredar Video Anak Salah Sebut Ikan Tongkol, KPAI: Polisi Perlu Usut Penyebar Pertama - Rabithah Ma'ahid Islamiyah
Beredar Video Anak Salah Sebut Ikan Tongkol, KPAI: Polisi Perlu Usut Penyebar Pertama - Rabithah Ma'ahid Islamiyah


Beredar Video Anak Salah Sebut Ikan Tongkol, KPAI: Polisi Perlu Usut Penyebar Pertama

Bagi KPAI, video tersebut bukan lelucon. "Saatnya kita memiliki sensitifitas terhadap perlindungan anak. Dengan peredaran video tersebut, si anak pasti akan tertekan secapa psikis. Belum lagi akan jadi bahan olok-olok temannya. Ini harus dicegah," jelasnya.

Kepada Kominfo, Asrorun sudah melakukan koordinasi. KPAI merasa perlu mendorong Menkominfo melakukan take down video yang sudah kadung beredar di media sosial itu. "Saya sudah komunikasi dengan Menkominfo agar konten itu di take down," ungkapnya.

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

"Saya rasa polisi perlu juga mengusut siapa yang pertama kali mengedarkan hingga jadi bahan tertawaan untuk ambil langkah hukum. Agar hal semacam ini tidak dianggap lumrah, sehingga menjadi mati rasa perlindungan anak," tandasnya.

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Asrorun juga berharap bahwa kegiatan itu hanya spontanitas dan karena keluguan anak, bukan kesengajaan oleh orang dewasa. Penyebaran video tersebut, menurut Asrorun, bisa berakibat tidak baik bagi tumbuh kembang anak. "Anak merasa dipermalukan dan bisa melahirkan stigma buruk pada anak," tegasnya. [Rabithah Ma'ahid Islamiyah]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/beredar-video-anak-salah-sebut-ikan-tongkol-kpai-polisi-perlu-usut-penyebar-pertama.html

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rabithah Ma'ahid Islamiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rabithah Ma'ahid Islamiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rabithah Ma'ahid Islamiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock