Kamis, 02 Juli 2009

Ini Penjelasan KH Syukran Mamun tentang Hadits Kesesatan Bidah

Tangsel, Rabithah Ma'ahid Islamiyah. Salah satu materi yang diangkat KH Syukran Mamun pada Haul Ke-1 KH Ali Mustafa Yaqub di Pondok Pesantren Darus-Sunnah Sabtu (15/4) malam adalah anggapan beberapa kelompok yang menyebutkan bahwa haul adalah bidah. Kiai Syukran lalu menjelaskan hadits Kullu bidatin dhalalah wa kullu dhalalatin fin nar. (Semua Bidah adalah sesat, sedangkan semua kesesatan adalah neraka (tempatnya).

Kiai Syukran Mamun mengatakan, mereka belum selesai dalam memahami hadits tersebut. Mereka hanya memahami dalam sisi luar teksnya. Menurut Kiai Syukran, lafadz kullu bidatin tersebut memiliki sifat yang dikira-kirakan, yaitu sayyiatin (bidah yang jelek).

Ini Penjelasan KH Syukran Mamun tentang Hadits Kesesatan Bidah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Penjelasan KH Syukran Mamun tentang Hadits Kesesatan Bidah (Sumber Gambar : Nu Online)


Ini Penjelasan KH Syukran Mamun tentang Hadits Kesesatan Bidah

Kiai Syukran melanjutkan, secara lengkap jika ditampilkan sifat yang dibuang tersebut, maka akan jadinya seperti ini, Kullu bidatin (sayyiatin) dhalalah, wa kullu dhalalatin fin nar. Semua bidah yang buruk adalah sesat, sedangkan semua kesesatan adalah neraka (tempatnya). Jadi yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah bukan semua bidah, melainkan hanya bidah yang buruk saja, yang sesat. Karena bagi beliau tidak masuk akal jika bidah yang baik juga tergolong suatu hal yang sesat.

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Ia menyamakan sifat yang dibuang tersebut dengan Surat Al-Kahfi ayat 79, yaitu Wa kna warahum malikun yakhudzu kulla safinatin ghasba. (Karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas semua kapal).

Ayat di atas menurut para ulama tafsir, mengandaikan sifat hasanatin. Jadi yang dimaksud dengan safinah (kapal) pada ayat di atas adalah bukan semua kapal, melainkan hanya kapal yang bagus. Maka dari itu, Nabi Khidir merusak kapal milik si miskin tersebut agar tidak dirampas oleh raja.

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Karena kalau si raja merampas semua kapal termasuk kapal-kapal yang jelek, maka si raja juga akan rugi, kata Kiai Syukran Mamun, pengasuh Pesantren Darur Rahman di hadapan ratusan hadirin yang mengikuti rangkaian Haul Ke-1 KH Ali Mustafa Yaqub. (M Alvin Nur Choironi/Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/77086/ini-penjelasan-kh-syukran-mamun-tentang-hadits-kesesatan-bidah

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rabithah Ma'ahid Islamiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rabithah Ma'ahid Islamiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rabithah Ma'ahid Islamiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock