Nias Selatan, Rabithah Ma'ahid IslamiyahStasiun Produksi Radio Republik Indonesia (RRI) Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara yang menyiarkan secara langsung program dialog interaktif Aspirasi Merah Putih, Ahad (3/4), menghadirkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nias Selatan sebagai bintang tamu.
Program yang disiarkan secara nasional pada pukul 04.00 WIB itu mengangkat topik "Merajut Ukhuwah, Meneguhkan NKRI". Narasumber dari PCNU setempat yang hadir antara lain Amsir Siregar (Ketua), Dedi Rahmin Tanjung (Sekretaris), dan Muhammad Fery (Wakil Rais).
| Lewat RRI, NU Nias Selatan Bicara Ukhuwah ke Publik Nasional (Sumber Gambar : Nu Online) |
Lewat RRI, NU Nias Selatan Bicara Ukhuwah ke Publik Nasional
Dedi Rahmin Tanjung menjelaskan bahwa "Merajut Ukhuwah, Meneguhkan NKRI" adalah tema pada Konferensi Cabang Ke-2 NU Nias Selatan yang telah berlangsung pada 27 Maret 2016. Tema ini berangkat dari pandangan NU tentang prinsip persaudaraan yang dibagi ke dalam ukhwah basyariyah (persaudaraan kebangsaan), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), ukhwah islamiyah (persaudaraan keislaman), bahkan di kalangan Nahdliyin ada ukhuwah nahdliyah (persaudaraan ke-NU-an).Rabithah Ma'ahid Islamiyah
Keempat ukhuwah ini, tambahnya, harus dijalin dan dijaga dengan baik agar hidup di dunia ini dapat berjalan damai. Kalau sudah damai maka masing-masing umat dapat menjalankan aktivitasnya baik itu ibadah dan aktivitas lainnya dengan lancar, dan itu mendukung keteguhan NKRI, kata Dedi.Ketua PCNU Nias Selatan Amsir Siregar juga menyatakan, NU di Nias Selatan bekerja maksimal dengan segala keterbatasan untuk mewujudkan tujuan-tujuan Nahdlatul Ulama dalam bentuk program nyata, seperti meringankan beban-beban fakir miskin dan anak yatim serta membantu anak-anak generasi bangsa melanjutkan pendidikannya.
Rabithah Ma'ahid Islamiyah
Muhammad Fery mewakili Rais Syuriyah mengatakan bahwa cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Untuk itu, katanya, Indonesia harus kita kawal dengan menjaga generasi bangsa ini dari pengaruh-pengaruh negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas.Menurut data statistik dan Kemenag setempat, kehidupan beragama Nias Selatan yang berpenduduk mayoritas Kristen, selanjutnya Katolik, kemudian Islam dengan persentase 5-8%, berlangsung harmonis. Warta Nias Selatan mampu menjaga kerukunan umat beragama dengan baik.
Pada kesempatan acara Aspirasi Merah Putih itu, PCNU Nias Selatan menerima beberapa penanya via telepon dari pendengar antara lain Pak Rudi dari Sambas (Kalimantan Barat), Pak Syamsudin dari Jayapura (Papua), Ibu Ria dari DKI Jakarta, Pak Toyo dari Banjarnegara (Jawa Tengah). (Red: Mahbib)
Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/67026/lewat-rri-nu-nias-selatan-bicara-ukhuwah-ke-publik-nasional
Rabithah Ma'ahid Islamiyah
