Rabu, 18 April 2012

Mandi Junub Bagi Wanita

Rabithah Ma'ahid Islamiyah - Dalam sebuah pengajian Ibu-Ibu arisan, Pak Ustadz telah selesai memberikan tausiah. Sesaat sebelum pengajian ditutup, pak Ustadz memberikan kesempatan untuk bertanya, dan tampak dua orang Ibu mengacungkan tangan:

Ibu 1: "Permisi Pak Ustadz, saya mau tanya"

Mandi Junub Bagi Wanita - Rabithah Ma'ahid Islamiyah
Mandi Junub Bagi Wanita - Rabithah Ma'ahid Islamiyah


Mandi Junub Bagi Wanita

Ustadz : "Silahkan Bu"

Ibu 1: "Maaf ustadz, tadi malam suami saya ngajak berhubungan, tapi karena saya lagi capek banget, jadi saya tolak, tapi karena kasihan, akhirnya saya bantu juga pakai tangan sampai dia keluar. Yang saya mau tanya, apa saya perlu mandi wajib?"

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Ustad : "Suami Ibu harus mandi wajib, kalau Ibu cukup cuci tangan saja".

Ustad: (sambil melihat kearah ibu yang satunya), "kalau Ibu yang satu lagi, apa yang mau ditanya?"

Ibu 2: (malu-malu) "Gak jadi Tadz"

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Ustad: "Lho, kok nggak jadi, kenapa?"

Ibu 2: "Saya sudah tahu jawabannya".

Ustad : "Jawaban yang bagaimana, Bu?"

Ibu 2 : "Iya, saya nggak perlu mandi wajib, cukup kumur-kumur aja."

Jika Anda paham apa yang dimaksud dengan ibu di atas, berarti Anda sudah dianggap dewasa. Selamat nyengir. Hehe. [dutasilam.comRabithah Ma'ahid Islamiyah]

Dari : http://www.dutaislam.com/2015/12/mandi-junub-bagi-wanita.html

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rabithah Ma'ahid Islamiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rabithah Ma'ahid Islamiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rabithah Ma'ahid Islamiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock