Sabtu, 27 Juli 2013

Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926

Situbondo, Rabithah Ma'ahid Islamiyah. Memori tentang keberhasilan Muktamar NU ke-27 di Situbondo yang mengukuhkan kembalinya NU ke Khittah 1926 dan penerimaan asas tunggal Pancasila, kembali dikuak. Melalui halaqah nasional yang bertema Dinamika Pemikiran Munas Alim Ulama dan Muktamar NU ke-27, sejumlah tokoh sekaligus pelaku sejarah, memberikan kesaksian, Rabu (12/6).

Mereka adalah KH Muchit Muzadi sebagai asisten KH Ahmad Shiddiq, KH Hasyim Muzadi selaku panitia lokal; H Ahmad Thohir, dokter pribadi KH Asad Syamsul Arifin; Muhamad Baharun, wartawan majalah Tempo yang diberi akses KH Asad untuk meliput secara bebas jalannya Muktamar, dan Slamet Efendi Yusuf, Ketua Umum GP Ansor saat itu.

Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926 (Sumber Gambar : Nu Online)
Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926 (Sumber Gambar : Nu Online)


Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926

Mereka memberikan testimoni betapa bersejarahnya muktamar itu. Kita di sini ingin menyampaikan fakta sejarah, bukan tafsir sejarah. Kita kagum dengan dengan pemikiran para kiai sepuh itu. Meski mereka hidup sederhana namun bisa merubah pemahaman umat Islam tentang agama dan negara, jelas Slamet Efendi Yusuf.

Sedangkan KH Hasyim Muzadi menyatakan bahwa saat ini terjadi pemahaman yang kacau antara khittah dan politik, sehingga perlu penjelasan dari saksi hidup pelaku sejarah kembalinya NU ke Khittah 1926. Politik memang tidak bisa dihilangkan dari negara, tapi bagaimana agar penerapan politik itu baik, sehingga tidak mengacaukan arti khittah dan politk itu sendiri, ucapnya.

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Halaqah itu sendiri dihelat di aula pesanten putra, kompleks Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan yang dibuka pengaush pesantren, KH Ahmad Azaim Ibrahimy itu merupakan rangkaian acara Pra-Munas dan Konbes NU yang digelar Agustus mendatang, sekaligus memperingati 1 abad usia pesantren tersebut. (Aryudi A Razaq/Mahbib)

Rabithah Ma'ahid Islamiyah

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/52642/para-pelaku-sejarah-bicara-khittah-nu-1926

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rabithah Ma'ahid Islamiyah sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rabithah Ma'ahid Islamiyah. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rabithah Ma'ahid Islamiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock